Pengertian IoT
Internet of Things, atau dikenal juga dengan
singkatan IoT, merupakan sebuah konsep
yang bertujuan
untuk memperluas manfaat dari konektivitas internet yang tersambung secara
terus-menerus, dengan Internet of Things kita dapat
mengendalikan segala sesuatu melalui sebuah perangkat dan mempermudah dalam
melakukan segala aktivitas.
Cara Kerja IoT
Cara Kerja Internet of Things yaitu dengan memanfaatkan sebuah argumentasi
pemrograman yang dimana tiap-tiap perintah argumennya itu menghasilkan sebuah
interaksi antara sesama mesin yang terhubung secara otomatis tanpa campur
tangan manusia dan dalam jarak berapa pun.Internetlah yang menjadi penghubung
di antara kedua interaksi mesin tersebut, sementara manusia hanya bertugas
sebagai pengatur dan pengawas bekerjanya alat tersebut secara langsung.
Tantangan terbesar dalam mengkonfigurasi Internet of Things ialah menyusun
jaringan komunikasinya sendiri, yang dimana jaringan tersebut sangatlah
kompleks, dan memerlukan sistem keamanan yang ketat. Selain itu biaya yang
mahal sering menjadi penyebab kegagalan yang berujung pada gagalnya produksi.
Karakteristik
dan Trends
1.Kecerdasan
·
Kecerdasan intelejensi dan kontrol
automatisasi di saat ini merupakan bagian dari konsep asli Internet of Things .
Namun, perlu dilakukan riset yang lebih mendalam lagi di dalam penelitian
konsep Internet of Things dan kontrol automatisasi agar di masa depan Internet
of Things akan menjadi jaringan yang terbuka dan semua perintah dilakukan
secara auto - terorganisir atau cerdas ( Web , komponen SOA ) , obyek virtual ( avatar ) dan dapat dioperasikan dengan
mudah , bertindak secara independen sesuai dengan konteks , situasi atau
lingkungan yang dihadapi .
2.Arsitektur
·
Arsitektur Internet Of Things
terdiri atas beberapa jaringan dan sistem yang kompleks serta sekuriti yang
sangat ketat , jika ketiga unsur tersebut dapat dicapai , maka kontrol
automatisasi di dalam Internet Of Things dapat berjalan dengan baik dan dapat
digunakan dalam jangka waktu yang lama sehingga mendapatkan profit yang banyak
bagi suatu perusahaan , namun dalam membangun ketiga arsitektur itu banyak
sekali perusahaan pengembang IOT yang gagal , karena dalam membangun arsitektur
itu membutuhkan waktu yang lama serta biaya yang tidak sedikit.
3.Faktor Ukuran, Waktu dan Ruang
·
Di dalam membangun Internet Of
Things para engineer harus memperhatikan ketiga aspek yaitu : Ukuran ,
ruang , dan waktu. Dalam melakukan pengembangan IOT faktor Waktu yang biasanya
menjadi kendala.Biasanya dibutuhkan waktu yang lama karena menyusun sebuah
jaringan kompleks di dalam IOT tidak lah mudah dan tidak dapat dilakukan oleh
sembarang orang.
Manfaat
Internet of Things
1.
1. Pekerjaan
yang kita lakukan menjadi cepat, mudah dan efisien.
2.
2. Mendeteksi
pengguna dimanapun berada(barcode,Ez-link)
Dengan
barcode tersebut, bisa dilihat produk mana yang paling banyak terjual dan
produk mana yang kurang diminati. Selain itu dengan barcode kita juga bisa
memprediksi produk yang stoknya harus ditambah atau dikurangi. Dengan barcode
kita tak perlu susah – susah menghitung produk secara manual. Contoh lain saat
kita pergi ke Singapore. Jika kita ingin bepergian menggunakan transportasi
umum seperti MRT atau bis
kita cukup menggunakan atau membeli EZ-link card. EZ-link card biasanya dipakai oleh para wisatawan
yang mengunjungi Singapore sebagai pengganti uang untuk membayar jasa
transportasi yang telah digunakan.
Contoh Aplikasi
C
applikasi Smart City, tiga contoh penggunaan teknologi IOT pada
Smart City :
- Pada aplikasi Informasi Banjir Online,
selain mengandalkan laporan warga, sensor-sensor banjir yang dapat
mengukur ketinggian air secara real time disebarkan ke seluruh wilayah
kota sehingga informasi dapat diinformasikan ke Command Center secara
cepat dan selanjutnya langsung tertangani oleh Dinas terkait.
- Sistem Notifikasi Gempa dan Tsunami. Beberapa kejadian
bencana alam di Indonesia memakan korban jiwa begitu banyak, jumlah korban
jiwa dapat dikurangi secara significant, apabila sistem Early
Warning System diterapkan secara benar dan tepat
sasaran. Sensor-sensor yang ditempatkan di daerah rawan bencana alam
dapat memberikan informasi secara langsung kepada warga sekitar
lokasi rawan gempa / longsor / tsunami dalam hitungan detik.
- Sistem yang tak kalah menariknya adalah Sistem
Smart Parking. Pada sistem ini, sensor parkir ditaruh di
tempat parkir umum. Pemakaian sistem Smart parking ini dapat
membantu pemerintah kota memonitor dan mengontrol pendapatan daerah
dari parkir. Benefit yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat berupa
check status dari parkir yang tersedia dan sistem book / bayar
parkir online.
Sumber::
Ulasan:
Penggunaan
IoT pada jaman yang modern ini sudah tidak asing lagi bagi semua kalangan .
Khususnya pada sebuah perusahaan atau instansi yang ingin membuat system
kerjanya menjadi lebih mudah dan mnghemat waktu. Karena pada hakekatnya manfaat
dari IoT itu sendiri yaitu mengendalikan segala sesuatu melalui sebuah
perangkat dan mempermudah dalam melakukan segala aktivitas.
Dilihat dari cara kerjanya, IoT memang lebih cenderung melibatkan teknologi
daripada manusia itu sendiri, manusia hanya bertugas sebagai pengatur dan
pengawas bekerjanya alat tersebut secara langsung. Tantangan terbesar dalam
mengkonfigurasi Internet of Things ialah menyusun jaringan komunikasinya
sendiri, yang dimana jaringan tersebut sangatlah kompleks, dan memerlukan
sistem keamanan yang ketat. Selain itu biaya yang mahal sering menjadi penyebab
kegagalan yang berujung pada gagalnya produksi.
IoT mempunya 3 karakteristik, yang pertama yaitu kecerdasan,
dimana Kecerdasan intelejensi dan kontrol
automatisasi di saat ini merupakan bagian dari konsep asli Internet of Things.
Yang kedua Arsitektur , Arsitektur Internet Of Things terdiri atas beberapa
jaringan dan sistem yang kompleks serta sekuriti yang sangat ketat. Dan yang
terakhir
Faktor Ukuran, Waktu dan Ruang.
Dengan manfaat dan keuntungan yang
diperoleh dari penggunaan IoT maka semakin banyak teknologi yang menggunakan
konsep IoT . penggunaan yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari kita
yaitu system barcode pada produk di supermarket dan system sensor lainnya.